Home / Tag Archives: TQN

Tag Archives: TQN

Dzikir Dalam Rangka Memperingati Maulid Kanjeng Nabi Muhammad

Dzikir LAA ILAAHA ILLALLOH yang kita amalkan adalah (juga) cara kita memperingati tanggal kelahiran Kanjeng Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam. LA ILAAHA ILLALOH itu 12 huruf, Kanjeng Nabi dilahirkan pada tanggal 12. Melaksanakan Dzikir 12 huruf berikut seluruh rangkaian sholawat-nya adalah cara kita (terus) terhubung dan menghubungkan diri dengan Nabi ...

Read More »

Talqin Itu Menjual Diri kepada ALLOH

Talqin Dzikir itu bai’at. Bukan berbai’at kepada orang tetapi kepada ALLOH. Siapa saja yang sudah Talqin berarti ia sudah menjual dan menyerahkan diri-nya kepada ALLOH, yang disaksikan oleh para ‘Wakil’-nya: Kanjeng Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam dan para penerusnya –Hadrotusyeikh Quthbul Masyriq wal Maghrib Abah Aos Ra Qs– Salam, al-Khoolish ...

Read More »

Kenapa Dzikir dengan Gerakan

Semua Dzikir harus ada gerakannya. Seperti penjaja ikan keliling yang memikul tanggungan, ia harus berjalan seraya menggerak-gerakkan (tanggungan-nya) agar riak air menjaga ikan tetap hidup. Ketahuilah, gerakan dhohir itu (akan) mendatangkan keberkahan rahasia-rahasia Ilahi (yang tersembuyi) [harokatu dhowahir tuujibu barokatu as-syaroir] –Hadrotusyeikh Quthbul Aqthob Abah Aos Ra Qs– Salam, al-Khoolish ...

Read More »

Kenapa Dzikir Harus Fokus

Kalau kita sedang belajar Dzikir dan meniti jalan [thoriqoh], tidak usah peduli pikiran orang lain. Cukup diri memikirkan, melihat, dan mendengar Yang Hanya Satu. Kepada yang suka mengganggu, biarkan saja! Nanti kalau sudah capek juga berhenti –Hadrotusyeikh Waritsu Rosulillah Abah Aos Ra Qs– Salam, al-Khoolish #FokusUntukTembus #SetiaJanganSelingkuh #KepadaALLOHKepadaGuru #JanganRagu #AnjingMenggonggongKafilahBerlalu

Read More »

Dzikir Itu Alat Pencuci Darah Kotor

Dzikir itu cuci darah. Kanjeng Nabi Muhammad Shollalohu ‘alaihi salam bersabda, ‘Dan sesungguhnya Syetan merasuk ke dalam diri manusia melalui aliran darah’ [inna syaithona yajri minal insan majroddam]. Mengamalkan Dzikir berarti kita sedang membersihkan, mensucikan ‘darah’ yang mengalir di sekujur tubuh dari pengaruh Syetan. Syetan tidak akan berhenti menyusup, menggoda ...

Read More »

Sholawat untuk Menghadirkan Kanjeng Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam

Bacalah sholawat untuk Kanjeng Nabi Muhammad shollallohu ‘ailihi wasallam sebanyak-banyak. Bersholawat-lah kapan saja dan di mana saja. Ketahuilah, ketika kita ber-sholwat Kanjeng Nabi hadir di tempat kita membacakannya. Sesuai sabda beliau, ‘Ber-sholawatlah, ber-sholawatlah kepada-ku karena sholawat kalian sampai kepada-ku di manapun kalian berada’ [Sholloluu, sholluu ‘alayya fainna sholatakum tablighuni haytsu ...

Read More »

Agar Dzikir Menghasilkan Cahaya Batin

Dzikir itu harus sampai bisa menghasilkan cahaya Dzikir di dalam batin-batin para pen-Dzikir-nya [Ad-Dzikru nuurun hatta yahshula anwaaru dzikri fi bawathini dzaakirin] –Hadrotusyeikh Dzaakir wal-Madzkur ALLOH Abah Aos Ra Qs– Salam, al-Khoolish #LiputiDiriDenganCahayaDzikir #SyetanPenggodaTakutDenganCahayaDzikir #PastikanDzikirKitaMenghidupkanCahaya

Read More »

Dzikir Itu Cahaya yang Menerangi Gelap Jalan Menuju ALLOH

Dzikir itu cahaya [Ad-dzikru Nuurun]. Cahaya yang berpendar-pendar menerangi segala perbuatan kita di dunia, agar senantiasa di jalan-NYA. Oleh karenanya, amalkan Dzikir agar gelapnya pikiran, perasaan, ucapan, dan tindakan kita mendapat terang cahaya ALLOH. Dengan sorot cahaya Dzikir, oleh rasa-rasa Dzikir, kita akan senantiasa mendapat petunjuk jalan-jalan mana yang harus ...

Read More »

Dzikir Itu Api yang Membakar Syetan

Dzikir itu adalah Api [Ad-dzikru naarun]. Api yang membakar sampah-sampah yang berserak di dalam diri: sampah pikiran, perasaan, ucapan dan tindakan yang mengotori jiwa, yang slalu membelokkan serta menjauhkan kita dari tujuan: ALLOH. Laksanakan Dzikir: semakin banyak dan dawam Dzikir-nya, semakin bersih diri kita dari segala jenis sampah penyebab kita ...

Read More »

Hakekat Umur Versi Tuan Syeikh

Seiring waktu berjalan, umur kita sesungguhnya bukan bertambah tapi terus berkurang. Tiap detik, menit, dan jam waktu kita di dunia menuju titik penghabisan. Semakin dekat kita kepada waktu yang telah ditentukan-NYA. Setiap hela nafas, usia kita terus di-korting hingga habis. Karena-nya jangan biarkan setiap hela nafas kita lupa (ghoflah) kepada ...

Read More »