Breaking News

Artikel Terbaru

Wajibnya Tersambung Ke Syeikh yang Hidup

“Kalau ruh kita (dengan segala amaliyah ruhaniyahnya) ingin hidup tersambung (dan sampai) kepada seluruh Arwah Masyaiykh Ahli Silsilah Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah Ma’had Suryalaya maka kita harus tersambung kepada Syeikh yang hidup pada masanya. Ibarat alat-alat elektronik, agar bisa ‘ON’ dan berfungsi dengan baik, alat-alat tersebut harus terhubung (kabelnya) ke aliran ...

Read More »

Minta Doa’ yang Benar

“Jangan suka minta doa agar anak jadi sholeh… Mintalah agar kita jadi orang tua yang sholeh. Kepada istri atau suami, jangan suka minta doa agar pasangan kita yang sholeh… Mintalah agar diri jadi yang sholeh untuk pasangan. Juga, jangan suka minta doa agar boss di kantor baik kepada kita… Jangan ...

Read More »

Dzikir Hingga Meresap

“Saat melaksanakan DZIKIR kita harus mantap sampai meresap, supaya terasa kalimah LAA di tengah-tengah badan, terasa kalimah ILAAHA di sebelah kanan dan terasa kalimah ILLALLOH di sebelah kiri. Pastikan bagian-bagian tubuh kita penuh dengan kalimah tersebut; Jangan sampai ada yang terlewat, harus terisi, terserapi semuanya. Dengan demikian, maka setiap langkah, ...

Read More »

Memaafkan, Pahala 100 Orang yang Mati Syahid

“Memaafkan kesalahan orang lain itu pahalanya 100 orang yang mati syahid. Apalagi, kalau kita slalu jadi pemaaf dan pemberi ampun. Jika seseorang meminta maaf lalu tidak memaafkannya, maka seluruh pahala kebajikan yang dimiliki orang yang tidak memberi maaf akan berpindah kepada orang yang meminta maaf. Sebaliknya, dosa dan keburukan orang ...

Read More »

Penyubur Benih Pohon Tauhid

Puji syukur setinggi langit sedalam samudra dan seluas jagat raya, kepada yang telah Alloh tanamkan di dada-dadanya benih unggul pohon tauhid laa ilaaha illalloh dari Hadrotusyeikh Quthbul-akthob Abah Aos Ra Qs melalui para petani pohon anti gempanya. Sekarang tiba saatnya kita merawatnya dengan baik agar tumbuh subur dan berbuah. Ada ...

Read More »

Latihan Khusuk Sejak Di Luar Sholat

“Meski sholatnya di Mesjidil-Harom hingga jidat menempel ke Ka’bah, tidak akan dinilai sholat kalau hati-nya keluyuran, ruh-nya gentayangan kesana-kemari. Sholatnya hanya sebatas peragaan, tak lebih siulan dan tepukan. Latihan khusuk itu harus sejak di luar sholat. Tidak akan ketemu khusuk di dalam sholat kalau tidak ketemu khusuk di luar sholat.” ...

Read More »