Home / News / Nuriat: Pertalian Suci Nur Ilahi

Nuriat: Pertalian Suci Nur Ilahi


Setiap murid punya cara menumpahkan isi hatinya kepada guru spiritualnya. Sebuah ungkapan rasa yang tidak bisa dijelaskan apalagi diperdebatkan. Kepada yang ingin tahu bagaimana nikmat rasa meniti jalan sufiyah berthoriqoh tiada lain hanya dengan cara terlibat dan membiarkan diri mengalami. Seperti ingin tahu nikmat rasa kopi luwak maka tiada cara mengetahuinya selain meneguknya.
Nikmat rasa ruh terbimbing oleh seorang pemandu jalan ruh kembali kepada ruh Yang Maha Suci, ruh dimana kita semua berasal, adalah kenikmatan sekaligus kesyukuran yang tiada tara. Siapapun yang ingin tahu betapa rasa-rasa itu sedemikian, silakan reguk saja hidangan-hidangannya.
Dalam perjalanannya, terbangun suatu ikatan ruhani antara guru dengan muridnya. Datangnya ikatan rasa itu bukan sesuatu yang ujug-ujug, namun sudah terrangkai dan terbingkai sejak sebelumnya, sebelum ada kata sebelum. Ikatan ruh karena berasal dari bapak ruh yang sama, lalu dikuatkan dengan kesenangan dan kebiasaan yang sama. Jadilah sebuah pertalian suci nur Ilahi yang kuat, yang unbreakable. Inilah namanya ikatan Nuriat (nuuriyyah –bahasa Arab).
Sebuah lagu berjudul Nuriat yang didendangkan oleh Dr KH Jujun Junaedi, sang dai’ kondang, mencoba menjelaskan nature dari tali ilahi ini. Lagu dalam bahasa Sunda ini sekaligus ungkapan pertautan rasa yang tidak dipaksa-paksa. Ini hanya ampas hasil perasan olah rasa Ajengan Jujun kepada guru ruhnya, Pangersa Syeikh Muhammad Abdul Gaos SM di Sirnarasa. 
Judul aseli lagu ini adalah Duriyat, yang pernah dilantunkan oleh penyanyi kondang asal tatar Sunda Kang Darso. Duriat adalah juga sebuah bentuk pertalian batin, namun unsur penyatunya ikatan rasa karena satu aliran darah. Duriat juga merupakan sebentuk ikatan rasa hati karena anugrah cinta pasangan jiwa umat manusia dari sang Pencipta.
Selamat menikmati saja suara merdu Aa Jujun, Wakil Talkin Pangersa Guru Agung Abah Aos. Vidion klip disutradarai amatir oleh Abah Jagat berlokasi di ‘Arsy Studio & Recording pada Hari Ahad 27 September 2015. *AJ*

Comments

comments

Check Also

Dzikir Itu Alat Pencuci Darah Kotor

Dzikir itu cuci darah. Kanjeng Nabi Muhammad Shollalohu ‘alaihi salam bersabda, ‘Dan sesungguhnya Syetan merasuk ...