Home / News / Majelis Manaqiban adalah Taman Surga

Majelis Manaqiban adalah Taman Surga

Dear Qiblingers, (*
Pangersa Guru Agung Abah Aos
berkisah, suatu kali ada yang bertanya, apakah Guru Agung Abah Anom menjamin
murid-muridnya masuk surga? Jawabanya, lebih dari sekedar menjamin, pasti
bahkan sudah masuk, dan justru beliaulah pembuat taman-taman surga (roudhoh min
riyadhil al-jannah). Yang nanya masih bertanya, penasaran, bagaimana bisa, dan
apa yang dimaksud dengan taman surga.
Pangersa Abah melanjutkan,
jangankan yang bertanya, para sahabat Kanjeng Nabi Muhammad shollallohu ‘alahi
wasallam saja bertanya serupa, ketika Nabi mengungkap soal ini.
Taman-taman surga adalah ‘hillau
dzkr’, yaitu tempat-tempat dilaksanakan dzikr, majelis-majelis atau
perkumpulan-perkumpulan dzikir, (* dan tahun 1974 Abah Anom membuat instruksi
kepada Abah Aos untuk: “kembangkan Manaqib, tempatkan muballigh”.
Sejak itu Abah Anom dan Abah Aos partnering terus membuka tempat-tempat
Manaqibah, dzikiran, yang alhamdulillah sekarang juga sudah ditetapkan menjadi
tempat Maulidan Kanjeng Nabi Muhammad saw.
Kita sering dengar taman surga
itu hanya ada di Mesjid Nabawi, Madinah. Persisnya lebih sempit lagi, berada di
antara mimbar/mihrab dan kediaman Kanjeng Nabi saw. Itu juga betul. Namun tidak
semua berkemampuan berangkat kesana, karenanya alhamdulillah, sekarang, kita
sudah dan slalu berada di taman surganya Alloh melalui manaqiban.
Hatursewu nuhun kepada para ikhwan
akhwat yang telah dan akan slalu istiqomah melaksanakan Manaqiban, sebagian
nonstop setiap hari, pagi, siang, dan malam. Pangersa Abah sangat bangga dan
senang hati dengan bertumbuh-kembangnya tempat-tempat manaqiban yang digerakkan
oleh pengurus Madrasah Tqn PP suryalaya melalui program ‘qibling’, Manaqib
Keliling.
“Ini kesenangannya Guru
Agung Abah Anom,” ucap Pangersa mengulum senyum. Begitu kita mengerjakan
apa yang disenangi Syeikh Mursyid, lanjut Pangersa, berarti tangan Guru Agung
tidak jauh dari ubun-ubun kita. Subhanalloh.
Salam husnul khidmah,
Abah Jagat [Pembantu Khusus Abah
Aos/Wakil Talqin Hadrotusyeikh]
*) Penjelasan mengenai ‘Manaqiban
adalah Taman Surga Pangersa merujuk kepada hadits di bawah ini;
Diriwayatkan oleh al-Bazzaar dan
al-Hakiim di dalam al-Mustadrak dan menyatakan keshahihannya, bahwasanya Jabir
radhiyallaah ‘anhu berkata: Telah keluar Nabi Shollallaah ‘alaih wa sallam
kepada kami, dan bersabda: Wahai manusia, sesungguhnya Alloh Ta’aala menebarkan
para malaikat untuk mendatangi majlis dzikr di bumi, maka masuklah ke dalam
taman-taman surga itu. Mereka berkata: Dimanakah taman-taman surga itu? Beliau
bersabda: Majlis-majlis dzikr, sebaiknya kalian berdzikir kepada Allah tiap
pagi dan petang.
*) Keterangan Foto:

Rehat Manaqiban di kota Madrid, dalam Rangkaian Ziarah Manaqib
Maroko-Spanyol, kita pergi nonton pertandingan sepakbola di Stadion Santiago
Barnabeu: Real Madrid vs Valencia. Seru meski seri. Pangersa duduk di kursinya,
nomor 19 (tuan Syeikh), begitupun AJ, di nomor kursi 21. Sungguh kenangan tak
terlupakan, melihat gaya Christiano Ronaldo atau CR7 beraksi dari jarak 12
meter… Di sini senang di sana senang….

Comments

comments

Check Also

Amalan Agar Ruh Tidak Dipenjara di Alam Karantina

Alam barzakh adalah alam karantina. Alam barzakh bukan hanya cerita tentang alam selepas kematian tapi ...