Home / News / Hakikat Ingat Kepada Alloh

Hakikat Ingat Kepada Alloh

Dear Muhibbien wal Muridien Abah Aos di seluruh Jagat Raya,
Mulai sekarang jangan suka ‘legeg’, apalagi ‘lagag legeg’. Ingatkah saat
kita saat bertransaksi dengan al-Walid, ya, saat kita ber-talqin dzikir?
Sungguh, kita telah
menjual diri dan seluruh yang kita miliki kepadanya dan Pangersa juga sudah
membelinya. Karena sudah dibeli olehnya semuanya segalanya, kita semua
miliknya. Terserah yang punya mau diapakan, dipakai atau tidak. Kapan saja
dipakai olehnya, terserah beliau.
Mulai sekarang berhenti
mengaku apalagi mengaku-aku punya, masih punya, masih ada sisa… Sejatinya,
‘kita tidak punya apa-apa, tidak tahu apa-apa…’ Karena tidak punya dan tidak
tahu apa-apa maka kita pun sejatinya sudah ‘tidak mau apa-apa’… Terserah dia
seorang, kita hanya punya (dan kepunyaan), hanya tahu, dan hanya mau Abah Aos
saja….
Salam dari seorang
yang masih terus belajar ‘pandai merasa’, bukan ‘merasa pandai’…Merasa diri
ternyata sudah tidak punya apa-apa lagi… semua telah menjadi kepunyaannya,
Guru Agung Abah Aos.
Salam al-faqir,
Khodimul-khos
lihadrotik, al-Kholish.
*) Lengkapnya di
Manqobah 40: “…Semua jumlah catatan murid dan ikhwanku itu telah Alloh
berikan padaku dan telah menjadi milikku…”

*) legeg: bergaya dengan
barang pinjaman, milik orang lain.

Comments

comments

Check Also

Talqin Itu Menjual Diri kepada ALLOH

Talqin Dzikir itu bai’at. Bukan berbai’at kepada orang tetapi kepada ALLOH. Siapa saja yang sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *