Home / Artikel / Tentang Dzikir

Tentang Dzikir

Tentang Dzikir

Alasan Kenapa Ceramah Agama Jangan Lama-lama

Ceramah jangan suka lama-lama. Kita ceramah bukan sekali. Pulang ceramah jangan tidur dulu. Kita baru saja ngomong untuk orang lain. Ilmu kita dibawa pulang orang lain. Ilmu kita otomatis berkurang, terkurangi. Jangan besar pasak dari pada tiang. Sebelum tidur tahajud dulu. Kita ngisi lagi, nyetok lagi (ilmu ALLOH). Kalau tidak ...

Read More »

Kunci Sukses Dakwah Thoriqoh

Sejak dulu Abah mah datang kemana saja tidak suka dan tidak pernah bicara yang lain selain hanya memperkenalkan Guru Agung Abah Anom, Suryalaya, Dzikir, dan apa yang diajarkannya tentang Iman Islam dan Ihsan. Tidak suka dan tidak pernah jualan barang dagangan orang lain. Tidak akan berhenti bicara kalau belum nyebut ...

Read More »

Tanda dan Cara Agar Seseorang Diingat, Dekat, Bersama ALLOH

Cahaya ALLOH (Nur Ke-Muhamad-an yang terpancar dalam diri Hadrot Syeikh Mursyid) itu seperti lampu blitz yang menyala, terang berpendar-pendar, hanya mereka yang menghadap kepada-Nya-lah yang akan memperoleh-menikmati terang cahaya-Nya. Menghadap kepadaNya bukan raga melainkan hati, karena hati tidak punya punggung. Di mana saja, kapan saja, dan arah kemana saja, hati ...

Read More »

Tanda-tanda Seseorang di Maqom Ikhlas

ALLOH hanya memerintah kita beribadah kecuali dengan ikhlas. Ibadah yang tidak (ada) Ikhlas(-nya) tidak diperintah [wamaa umiruu illa liya’budulloha mukhlishina lahuddin]. Ikhlas itu ada-nya di hati, yaitu hati yang bersih dari ingatan-ingatan lain selain ALLOH. Kalau hati seseorang kekal hanya ingat ALLOH, tanda-nya ia telah kekal ber-LILLAHI TA’ALA. Semuanya segalanya ...

Read More »

Wirid Nabi Yunus Saat Didera Kesulitan Hidup

Di mana datang kesulitan hidup, ingat apa yang dilakukan Kanjeng Nabi Yunus AS. Di balik gulita perut ikan paus yang memangsanya, Nabiyulloh tak putus menjerit LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADHOLIMIN. Kelas Nabi saja, di saat-saat terhimpit (kontan) menyadari kedholiman dirinya, apalagi kita, yang sejatinya (lebih) pantas memiliki ...

Read More »

Buah Dzikir Khofi itu Sikap Lillahi Ta’ala

Hasil dari mengamalkan ibadah Syariat dan Thoriqat ialah mengalirnya rasa LILLAHI TA’LA ke dalam jiwa: semuanya segalanya semata karena ALLOH saja. Itulah puncak Hakikat dan Makrifat. Ibarat buah kelapa, Hakikat dan Makrifat itu adalah minyak kelapa murni, yang dihasilkan setelah melalui tahapan proses mengupas, mengelupas, membelah, memarut, lalu diperas dan ...

Read More »

Tanda-tanda Pecinta Dzikir

Cinta Dzikir tidak datang tiba-tiba, melainkan harus diusahakan. Tiada cara mengikhtiarkannya kecuali dengan membiasakan dan mendawamkan Dzikir-nya sesuai petunjuk ALLOH dan Rosul-Nya [wadzkuruuhu kama hadakum]. Perlahan pasti (Dzikirnya) meresap ke dalam rasa, yang sering disebut Makrifat: kepasrahan diri hanya kepada ALLOH. Kalau rasa (Makrifat) sudah menjiwa-meragasukma, jangankan saat menunaikan ibadah ...

Read More »

Ber-Thoriqoh itu Menjalankan Perintah ALLOH, Ikut Rosululloh

Ber-thoriqoh itu artinya kita (sedang) menjalankan tugas ALLOH dan perintah Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wasallam. Alhamdulillah, sekarang ikhwan (thoriqoh) semakin banyak, semakin tersebar-luas; ditentang semakin membentang, bukan menciut malah semakin mencuat. Sungguh ini penanda benar-nya perjalanan kita (berthoriqoh). Kita harus menjadi bukti manusia hamba ALLOH yang paling sungguh-sungguh dalam menunaikan empat ...

Read More »

Cegah Bencana Banjir dengan Dzikir

Dalam diri manusia juga ada unsur air. Selain manfaat, unsur ini punya tabiat madhorot. Yaitu, suka nekad, khianat, bawaannya berani hasud kepada sesama. Tak peduli yang lain celaka asal dirinya selamat, yang lain terjatuh asal dirinya tidak, kadang suka mencelakai orang lain, seperti air banjir bandang yang menerjang tak berbelas ...

Read More »