Home / News / Belajar Tidak Ngedip kepada Guru

Belajar Tidak Ngedip kepada Guru

Selama berguru kepada Abah Anom, saya selalu memperhatikan sampai hal terkecil dari beliau. Oleh karenanya saya tidak pernah berkedip melihat beliau, mengapa? Sebab Pangersa kalau lari sangat cepat, kalau terbang sangat tinggi, dan kalau menyelam sangat dalam. Jadi kalau mata saya sempat berkedip maka saya akan ketinggalan.”

Salam, al-Kholish [29 Maret 2017, 12:07] #BelajarTidakNgedipYuk
#TidakTerkejarTapiTidakAdaYangterTinggal

 

Comments

comments

Check Also

Kenapa Hati-hati Mencinta Makhluq

Hati-hati mencinta: benda, manusia, atau pekerjaan. Porsi cinta terhadap semua (itu) tidak boleh melebihi porsi ...